Detail Cantuman Kembali

XML

pengembangan bahan konstruksi gading laminasi bambu dengan analisa kekuatan kapal


Pembangunan kapal kayu di Indonesia saat ini belum efisien, terutama penggunaan material salah satunya gading. Gading –gading kapal kayu di Indonesia saat ini masih menggunakan kayu-kayu balok yang kuat sebagai strukturnya. Penggunaan kayu dengan skala besar membuat kayu dengan umur dan kuat yang cukup sebagai konstruksi kapal saat ini semakin susah didapatkan. Dengan ditemukannya material alternatif yaitu komposit bambu diharapkan bisa menggantikan posisi kayu sebagai bahan material gading yang selama ini. Dengan sifat kayu yang kuat kaku hal ini menyebabkan kayu mudah getas jika mendapatkan tekanan pressure load maupun hydrostatic pressure. Penelitian ini dilakukan dengan mengacu pada nilai-nilai analisa kayu bangkirai yang digunakan sebagai bahan material konstruksi gading KM Perjuangan. Pengembangan dilakukan dengan cara menjadikan bambu laminasi sebagai bahan material pembuatan gading. Hal ini dibuktikan dengan data dan fakta bahwa nilai-nilai bambu sama bahkan melewati nilai-nilai kekuatan dari kayu merbau. Pemodelannya menggunakan software AutoCad 3D 2012 dan Ansys Structure 15.0. Hasil analisa menggunakan Ansys Structure 15.0 diketahui bahwa tegangan yang terjadi pada web frame 0.74 Pa serta 0.44 Pa dan pada main frame 2.51 Pa serta 2.09 Pa lebih kecil dari kayu bangkirai jika diberi beban yang sama melaluli pressure load dan hydrostatic pressure. Total berat dari laminasi bambu jg lebih kecil 0.92 (Kg) pada Web frame dan lebih kecil 2.01 (Kg) pada Main frame. Skripsi ini diharapkan bisa memberikan sumbangan ide bagi pelaku usaha kapal wisata penumpang kedepannya khususnya untuk penggunaan material gading.
621.17.12 Gid p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xiv, 69 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...